Tips Mengelola Keuangan Keluarga bagi Pasangan Muda

manajemen dan mengatur keuangan keluarga

Tak sedikit pasangan muda yang belum siap bahkan belum tahu tentang cara mengelola keuangan keluarga, terlebih pada pasangan muda di tahun pertama pernikahan. Saat lajang, mungkin ada di antara Anda ada yang sudah terbiasa dengan cara mengelola keuangan pribadi, seperti menyusun budget atau mencatat cash flow. Namun, setelah menikah, itu semua tak lagi sama. Apalagi dengan kehadiran buah hati yang menuntut Anda untuk lebih terampil dalam mempraktikkan cara mengelola keuangan keluarga. [baca : jadilah ibu cerdas dalam mengatur keuangan keluarga]
Selama ini banyak yang beranggapan atau berpikiran bahwa jumlah pendapatan keluarga mempengaruhi cara mengelola keuangan keluarga. Hal itu sebenarnya bukan menjadi sumber permasalah utama, tetapi letak kesalahan lebih kepada kebiasaan yang salah dalam cara mengelola keuangan keluarga. Lalu apa yang harus diperhatikan dalam cara mengelola keuangan keluarga yang tepat?
Pertama, kenali portofolio keuangan keluarga. Anda harus tahu isi tabungan, jumlah pengeluaran, hingga hutang kartu kredit ataupun pinjaman bank. Kedua, susun budget. Anggarkan setiap kebutuhan secara realistis agar Anda dapat bersikap objektif pada gaya hidup keluarga. Bedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Ketiga, buatlah cash flow keluarga. Hal ini dilakukan agar kita dapat mengenali pola keuangan keluarga. Catat setiap pendapatan keluarga, baik pengeluaran rutin seperti pembayaran listrik dan cicilan, ataupun pengeluaran tidak rutin seperti pembayaran pajak, zakat, dan liburan. Cara mengelola keuangan keluarga yang terakhir adalah biasakan menabung dalam rekening khusus tabungan dan berinvestasi jika Anda paham dengan risiko investasi.

No comments:

Post a Comment