Pengalaman Terindah



MENULIS ITU SEXI
Saya ingin bercerita mengenai pengalaman pertama saya menulis yang ternyata membawa berkah dan manfaat pada pekerjaan saya.

Kata orang berbicara lebih mudah daripada menulis. tetapi ketika hasil pembicaraan kita kita tulis atau ada pembicaraan orang itu ditulis rasanya...campur aduklah.
saya menulis biasanya hanya untuk kepentingan pribadi saja. Melihat anak murid saya kesulitan menerima pelajaran, saya selalu mencari cara untuk memudahkan pembelajaran. Tadinya kesulitan yang saya temui selalu bisa saya atasi dengan eksperimen-eksperimen sederhana untuk memudahkan mengajar. Saya tidak pernah terpikir untuk menuliskan pengalaman eksperimen saya itu dalam bentuk sebuah tulisan. Hingga pada suatu hari ketka saya bertemu dengan rekan-rekan sesama guru dan membicarakan pengajaran yang mudah diterapkan di kelas, saat itu saya kemukakan ide saya yang sudah saya terapkan di kelas. Mereka tidak mudah menerima ide yang saya kemukakan,kemudian saya merenung apa ada yang salah dari cara saya menyampaikan? atau memang terlalu berbelit ide saya. tapi saya sudah membuktikan hasil ide saya dan berhasil. ada satu teman saya yang mengerti apa yang saya ungkapkan kemudian dia mengatakan kenapa saya tidak menulis saja hasil eksperimen saya dalam bentuk karangan ilmiah,dan kebetulan juga ada lomba yang diadakan oleh Direktorat Profesi Pendidik dan Mutu Pendidikan untuk mengirimkan karya Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran. dengan hati yang tidak karuan, karena saya kurang percaya diri tulisan yang tadinya hanya ide yang sudah saya lakukan akhirnya dapat saya tuangkan dalam bentuk sebuah karya tulis. selesai penulisan saya kirimkan ke panitia lomba. Tuhan rasanya berpihak pada saya, tahun 2006 itu saya berhasil masuk menjadi finalis. Rasanya bagai mimpi bertemu dengan penulis-penulis handal dari seluruh negeri. Dari situlah saya yakin ,saya bisa menulis dan menularkan ide-ide dalam pembelajaran saya kepada semua rekan guru di tanah air. O..ya tulisan saya yang pertama yang masuk final juga mengajak anak murid saya untuk gemar menulis dengan mudah dan menyenangkan, judulnya yaitu : Menulis Dongeng dengan Teknik Gambar Tempel. melalui gambar-gambar yang mereka sukai mereka dapat menuangkan imajinasinya dalam bentuk tulisan.
Itulah pengalaman saya menulis yang saya peruntukan bagi dunia pendidikan. Sekarang apapun ide saya untuk memudahkan mengajar selalu saya tulis dengan rapih agar orang dapat mewujudkannya.

No comments:

Post a Comment